Contoh Teks Tantangan : Matematika Dianggap Momok Menyeramkan
Bagi kebanyakan anak sekolah, pelajaran matematika dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan. Mereka beranggapan bahwa soal matematika itu rumit dan sulit untuk dikerjakan karena harus berpikir ekstra. Hal ini dibuktikan dari minat belajar siswa pada matematika sangat rendah dan bisa membuat anak merasa depresi jika tidak dapat mengerjakan soal.
Hal tersebut memang terbukti benar adanya, akan tetapi saya tidak setuju karena hal ini tidak berlaku bagi anak-anak yang rajin menggeluti soal-soal hitungan, seperti matematika, kimia, fisika, dan lain-lain. Siswa yang demikian ini, mempunyai minat dan bakat lebih tangap terhadap matematika. Menjadikan matematika sebagai hal yang menakutkan adalah tindakan yang kurang tepat. jika seseorang atau siswa menganggap matematika itu tidak menarik, berarti siswa tersebut memang memiliki keterbatasan dalam bidang matematika. Lain halnya dengan anak-anak yang aktif dan senang mengerjakan matematika. Kunci keberhasilannya adalah mereka mempunyai sifat pantang menyerah dalam mengerjakan soal-soal matematika. Jika menjumpai soal yang sulit, jangan mudah menyerah. Cobalah untuk berpikir dan mengotak-atik soal agar bisa menemukan jawabannya.
Sekarang ini sudah banyak siswa-siswi yang mengikuti Olimpiade Matematika atau Sains. Dan mereka banyak juga yang meraih juara dan medali kejuaraan dari luar negeri, Hal ini membuktikan bahwa ketekunan dalam mempelajari matematika akan membuahkan hasil yang positif bagi siswa, Selain itu, dukungan dari orangtua dan keluarga juga sangat berpengaruh dalam kegiatan belajar anak. Akan lebih baik lagi jika anak mampu membagi waktu belajarnya dengan aktivitas sehari-hari yang lain.
Sekarang ini sudah banyak siswa-siswi yang mengikuti Olimpiade Matematika atau Sains. Dan mereka banyak juga yang meraih juara dan medali kejuaraan dari luar negeri, Hal ini membuktikan bahwa ketekunan dalam mempelajari matematika akan membuahkan hasil yang positif bagi siswa, Selain itu, dukungan dari orangtua dan keluarga juga sangat berpengaruh dalam kegiatan belajar anak. Akan lebih baik lagi jika anak mampu membagi waktu belajarnya dengan aktivitas sehari-hari yang lain.
Sebenarnya, tidak ada waktu yang khusus untuk belajar. Namun, lakukanlah kegiatan belajar secara rutin agar semakin menambah keterampilan kita dalam mendalami matematika, Ingat, ketekunan harus ditingkatkan dan jangan menyerah dalam belajar. Apabila sudah merasa lelah, maka beristirahatlah
(sumber: LKS Bahasa Indonesia Cakrawala)
Komentar
Posting Komentar