Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Excited and Worried

Abis ngeliat SG (SnapGram) salah satu abang kelasku. SG nya itu biasa aja sih, hanya berisi re-post an rekaman dirinya yang lagi direkam temannya yang lain. Jadi, intinya temannya itu ngerekam abang kelasku, terus di re-post sama abang kelasku ini. Ngerti kan? Wkwk. Nah, jadi yang ku tangkap dari video itu adalah penampilannya yang telah berubah drastisss. Ehm, kalau aku tulis disini perubahannya apa, ketahuan gak ya siapa yang kumaksud? Semoga engga deh wkwkw. Jadi, sebutlah perubahannya itu adalah rambut gondrongnya (dulu rambutnya nggak gondrong) . Dan entah mengapa, dari video singkat tersebut aku merasa yang berubah dari abang itu nggak cuma rambutnya, melainkan banyak hal! ( Seeh, ke-INFP an nya keluar ) But then, video singkat itu membuatku berpikir, merenung, membayangkan, tanya bintang-bintang hanya kau yang ku sayang.. Ih, kalau ga ngerti, itu lirik lagunya kangen band loh:( Iya, tau iya jokesnya maksa bgt kan:( Yaudah yaudah, abaikan yang tadi. Sekarang f...

Mahkamah Agung , Tugas dan Fungsi MA

Gambar
Mahkamah Agung merupakan lembaga negara yang berfungsi sebagai lembaga peradilan yang tinggi yang ada di Negara Indonesia. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Mahkamah Agung dapat menangani berbagai macam kasus peradilan yang berada pada tingkat kasasi , yaitu tingkatan gugatan tertinggi pada sistem hukum dan peradila di Indonesia. Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia memiliki banyak sekali fungsi dan juga tugas yang sangat penting. Tugas dan fungsi Mahkamah Agung hampir sama dengan hakim agung, yang merupakan hakim tertinggi pada sistem peradilan di Indonesia. ( sumber : mahkamahagung.go.id ) Tugas dan Fungsi MA berdasarkan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman : a. Fungsi Peradilan Fungsi peradilan pada MA berkaitan erat denga fungsi-fungsi dan tugas utama dari seluruh sistem peradilan di Indonesia. Hal tsb menunjukkanbahwa MA merupakan sebuah sistem peradilan tertinggi di I...

Cerpen; Dasawarsa pt I

OKEE jadi ini adalah cerpen ala-ala  karya ku sendiri xD mohon maaf kalau gaje/ganyambung,dll. maklum, masih newbie  :p . Ohya, lanjutannya ntar di post selanjutnya okee. --------------------------------------------------------------------------------------------------------- Sudah 2 jam aku hanya  duduk bersembunyi di balik pohon cemara di pinggir pantai ini. Selama dua jam  itu pulalah  aku berkutat dengan diriku sendiri. Berusaha memberanikan diri untuk menghampirimu. Kamu, gadis manis berpipi merah yang telah membawa kabur hatiku sejak 10 tahun yang lalu. Aku sudah kenal dengan kebiasaanmu. Kamu akan datang setiap tanggal 8 pada bulan Oktober. Biasanya kamu akan datang ke pantai ini, ditemani dengan ransel merahmu ketika langit mulai berwarna kemerahan. Dan seperti dugaanku, hari ini kamu datang lagi. Kali ini aku berjanji pada diriku sendiri, aku akan mengungkapkan isi hatiku selama ini. Tetapi, hingga semut-semut mengirim pasokan makanannya dar...

Ubah

      Aku baru sadar bahwa teman-teman lamaku tidak seperti yang dulu lagi. Mereka berbeda. Riasan-riasan di wajah mereka, pakaian mereka.. semuanya tidak sama lagi. Bahkan, sikap mereka padaku juga berubah.     Aku tahu, perubahan itu pasti akan selalu ada dan tak bisa dihindari. Namanya juga manusia, makhluk yang dinamis. Bahkan sel-sel dalam tubuh manusia juga senantiasa berganti menjadi yang baru. Hal itu menunjukkan bahwa manusia memang akan terus dihadapkan dengan perubahan.      Namun, salahkah jika ditengah-tengah perubahan teman-temanku ini, aku terus menjadi diriku yang lama dan memperlakukan mereka sama dengan yang dulu? Seperti, ketika aku bertemu dengan teman lamaku, aku akan menyapanya dengan hangat, seolah kami memang sering bertemu.    Aku akan terus memperlakukan teman yang dulu dekat denganku, selayaknya teman dekat, walaupun hmm mungkin aku dan dia tidak bertemu selama dua tahun, sepuluh tahun, bahkan 20 tahun...

The Voice of My Heart

"Gimana kak hasilnya?" .... "...engga lolos, Bu," jawabku dengan muka datar yang maksa (maksudnya berusaha untuk datar padahal pengen langsung mewek hiks hiks). Lalu ibu sedikit bercanda dan  tersenyum. ----------- Pernah gak kalian gagal dalam sesuatu? Seperti mengikuti lomba, atau seleksi-seleksi gitu misalnya? Apa yang kalian lakukan? Marah-marah? Benci diri sendiri? Menyalahkan orang lain? Atau.. berusaha untuk ikhlas? Iya, benar. Aku mengalami kegagalan (lagi). Aku gagal lolos dalam seleksi suatu beasiswa. Kalau ingin tahu perasaanku sekarang bagaimana, nih kuberi gambaran;sedih, kecewa, menyesal,  pecundang, payah. Seberapapun keras aku berusaha, gagal lagi dan gagal lagi. Ingin rasanya aku berhenti aja! Nggak usah mulai apa-apa, nggak usah mencoba, supaya nggak sakit dan sedih lagi. Ingin juga rasanya menghilang untuk sebentaaar saja, karena aku malu sama diriku sendiri, sama orang-orang di sekitarku, terutama sama ibu. Aku malu karena kepayahan d...