Democracy on the internet
Demokrasi berasal bahasa Yunani yaitu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti pemerintahan/kekuasaan. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa demokratis adalah kekuasaan di tangan rakyat, alias dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat, blahh blahh blahh...
Wkwkwk
Sorry broo, paragaraf diatas hanyalah small talk belaka because saya bingung bagaimana mau membuat kalimat awal dari postingan ini ehehheee. Ok deh langsung ke inti yaa.
Yang ingin aku tulis kali ini tuh tentang bagaimana prinsip demokrasi ternyata tanpa kita(?) sadari udah berlaku di dunia maya guys.. wah hebat ya.
Nih biar paham maksudku langsung aja deh ya aku kasih contoh. Contohnya itu, misalnya ada seorang youtuber x memposting sebuah video. Awalnya nih, dengan pikiran positif dan tanpa niat buruk, ya dia bahagia aja mengunggah videonya itu. Ehh, nggak ada angin nggak ada hujan, tiba-tiba datang deh netizen mahabenar memberi komentar yang isinya tentang kesalahan yang dilakukan si youtuber x pada video.
Yang padahal kesalahannya mah kecil gitu atau bisa jadi yang malah bukan inti dari video yang diunggah si youtuber x. Tapi, berkat kepintaran netizen ini (mencari kejelekan) eh maksudnya memperhatikan isi video youtuber x, maka netizen lain yang juga rajin membaca kolom komentar pun ikut terbawa emosi. Yang tadinya netizen lain gatau kalau si youtuber ini ada salah, eh gara-gara seorang netizen tadi yang komentar tntg kesalahan si youtuber x, akhirnya para netizen club pun tahu. Dan mereka emosi. Terus langsung comment. Dengan huruf capslock. Pake tanda seru banyak. Ea gadeng udah ga zaman kan ya.
Yang padahal kesalahannya mah kecil gitu atau bisa jadi yang malah bukan inti dari video yang diunggah si youtuber x. Tapi, berkat kepintaran netizen ini (mencari kejelekan) eh maksudnya memperhatikan isi video youtuber x, maka netizen lain yang juga rajin membaca kolom komentar pun ikut terbawa emosi. Yang tadinya netizen lain gatau kalau si youtuber ini ada salah, eh gara-gara seorang netizen tadi yang komentar tntg kesalahan si youtuber x, akhirnya para netizen club pun tahu. Dan mereka emosi. Terus langsung comment. Dengan huruf capslock. Pake tanda seru banyak. Ea gadeng udah ga zaman kan ya.
Terus akhirnya netizen lain pada komentar negatif juga dan menyuruh si youtuber x untuk melakukan sesuatu, entah meminta maafkah atau menghapus video tersebut atau hal lain yang diinginkan dan dianggap benar oleh netizen. Terus, karena lelah dibombardir komentar bahkan diancam, youtuber x pun akhirnya melakukan apa yang diharapkan para netizen.
Nah, perhatiin deh disini bagaimana netizen-netizen ini mengontrol dunia maya. Mengontrol youtuber x ini. Kalau kita cocokin dengan prinsip dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat bisa kan. Dari netizen untuk netizen dan oleh netizen.
Si youtuber ini kan bisa kita katakan sbg netizen juga kan. Sebelum dia jadi youtuber pasti dia netizen kan dan bahkan setelah jadi youtuber ia pun tetap netizen. Terus untuk netizen. Nahh ini yang aku bahas tadi. Karena 'untuk' maka pasti harus sesuai dengan permintaan netizen.
"Kalau ga sesuai, ya ganti dong!! Kan untuk gue! " -netizen-
Dan terakhir, oleh netizen. Ya udah jelas deh, semua interaksi di dunia maya ini dilakukan oleh netizen kan. Yaudah gitu aja.
Maafkan cocoklogi ku yang agak tidak jelas ini hahah.
Maafkan cocoklogi ku yang agak tidak jelas ini hahah.
Till next timeee~~
Komentar
Posting Komentar