Priority?
To be honest, banyak banget yang pengin aku tulis di blog ini sebelumnya..
Tapi, ya, karena 1 dan hal lain, nggak ketulis-tulis :")
Yah, atleast not with this one.
What i want to discuss in this post is about "Business".
Bukan "business" terkait ekonomi, tapi "kesibukan".
Karena aku ngerasa..
Semakin lama, semakin sibuk.. Hmm, bagus sih, ya?
Bahkan aku sering harus milih, mau ngelakuin kegiatan ini atau kegiatan itu.
Karena saking seringnya tabrakan.
Padahal mah kalau bisa, aku pengen ikutin semua, nggak mau milih:")
But still, there must be a priority, so.. yeah.
Oke, aku pribadi awalnya seneng sih dengan segala kesibukan yang ada..
Kuliah rapat, kuliah rapat..
Ngejalanin proker organisasi, kepanitiaan..
Tapi ujung-ujungnya, aku sadar, banyak yang aku korbanin dari hal ini..
Termasuk diriku sendiri.
Hmm tapi sebenernya nggak juga sih wkwk soalnya biar gimanapun aku paling nggak bisa dipisahin sama "ME-TIME". Pasti aku selalu bakal sempetin untuk me-time, ga peduli se-hectic apapun itu.
Dan orang-orang terdekatku.
Kaya contohnya saat ini nih. Kan sekarang lagi pandemi, jadi memang aku lagi di Batam, di rumah with family gitu. Nah, karena rapat dan kesibukan, aku ngerasa kurang bisa bantu-bantu di rumah, kurang kontribusi gitu dan kurang quality time. Karena kerjaanku mantengin laptop, ngerjain tugas kepanitiaan, proker, kuliah dll. Walaupun alhamdulillah-nya emang sih, aku masih cukup sempetin jugaa untuk quality time dengan keluarga karena menurutku ini hal yang penting bgt. Tapi yaa gitu, belum maksimal.
Terus juga, aku ngerasa dengan kesibukan ini aku jadi jarang olahraga, makan nggak teratur (kalo ini emang udah lama wkwkw), shalat jadi berantakan, kadang suka mudah marah dan jarang melakukan hal yang aku suka yaitu baca buku, bikin kerajinan ataupun nulis. Padahal 3 kegiatan itu tuh aku banget:")
sampe waktu liburan kemarin pun aku kebanyakan pake untuk persiapan kepanitiaan dan apa ya... lupa deh wkwkw. Jadi aku ngerasa terikat gitu dengan organisasi dan kepanitiaan.
Emang sih, jujur aku senangg banget dengan pengalaman dan relasi yang aku dapet di organisasi dan kepanitiaan. Waktuku jadi aku pake untuk hal yang hal yang ya bermanfaat, aku bisa menyalurkan ide dan aspirasiku ke organisasi maupun kepanitiaan yang aku ikut. But the problem is.. aku yang ikut 2 organisasi dan beberapa kepanitiaan di luar organisasiku, awalnya mengira bakal sanggup nge-handle peranku dalam segala kegiatan itu..ternyata aku agak kewalahan:")
Kenapa gitu? Karena aku pengen bener-bener maksimal di semuanya. Dan aku udah perkira-in lah kaya kira-kira kesibukannya gimana,blablabla gitu. Tapi ternyata singkat cerita, adaa aja tugas tambahan yang gimana ya, cukup tidak terduga. Ya, pokoknyaa aku ngerasa makin kesini aku justru jadi nggak maksimal aja gitu. Mungkin aku belum siap kali ya dengan kesibukan yang agak banyak (bagi aku lohh) ini?
Karena gini, menurutku kualitas itu lebih penting daripada kuantitas.
Buat apa ikut banyak-banyak organisasi kalau ujung-ujungnya bakal ilang-ilang-an dengan alasan "maaf aku lagi ada kesibukan di X..", "maaf ini lagi ada deadline di X yg gabisa ditinggal.." dan sebagainya.
Oke, walaupun aku ga mau munafik juga. Aku tentu pernah juga kaya gitu. Tapi, justru dari hal yang aku dan beberapa anggota di organisasi maupun kepanitiaan yang aku ikutin lakuin itu, bikin aku jadi mikir.
Menurutku sekarang, bukan soal berapa banyak organisasi ataupun kepanitiaan yang kamu ikutin. Tapi soal gimana kualitas kerja kamu di organisasi atau kepanitiaan yang kamu ikutin tersebut.
Bagus juga sih kalau bisa banyak terus berkualitas. Tapi, tentu pasti ada yang harus kamu korbanin dalam hal tersebut. Mengorbankan diri sendiri misalnya, begadang, ngorbanin kesehatan, ngorbanin akademik, dan sebagainya. Which is, aku pribadi tidakk bersedia mengorbankan itu....:")
Jadi, ya untuk mencegah hal tersebut terjadi langkah awal yang perlu dilakukan itu adalah bener-bener selektif memilih organisasi atau kepanitiaan yang mau kamu ikuti. Pertimbangin bakal sibuk banget atau enggak dan sbgnya. Pikirin kamu bakal bener-bener bisa maksimal atau enggak. Jangan overestimate dengan dirimu sendiri. Kalau kamu ragu untuk ngambil banyak organisasi dan kegiatan yaudah jangan ambil banyak. Daripada ujung-ujungnya nggak maksimal dan ilang-ilang.
Ohya, soalnya juga nih.. Aku baru kerasa kalau gimana ya.. Kebanyakan program kerja dari organisasi itu di-desain seolah, anggota organisasi tersebut cuma ikut 1 organisasi gitu loh:") banyak proker dan cukup memakan waktu. Dan menurutku permasalahan organisasi itu seringnya, ya gitu.. anggota yang ilang-ilangan dan nggak tanggung jawab. Terus tuh, jujur, itu bakal berpengaruh ke anggota/partner 1 divisi-nya..:")
Soalnya nih, misalnya ada program kerja X. Terus dibagi deh tuh tanggung jawab, pj-pj-an dan sebagainya. Otomatis kita butuh bantuan satu sama lain kan, perlu koordinasi yang baik. Tapi, ketika 1 orang aja ilang, itu bakal cukup terasa berat bagi yang lain.. Kenapa? Ya, karena tugasnya udah dibagi masing-masing kan. Emang sih, mungkin bisa di back up. Tapi, kita juga nggak tau prioritas atau kegiatan apa yang dimiliki sama partner kita itu kan? Bisa aja dia sebenernya juga lagi pegang tanggung jawab penting, lagi kerja dan jadi kepala keluarga di keluarganya dan kesibukan lain. Jadi, kalau tugas kamu itu harus dikerjain juga sama dia, dia bisa aja jadi lelah dan nggak maksimal dengan tugasnya.
Nah, kalau memang ilang-nya itu karena mungkin ada hal yang tidak terduga terjadi, ada problem atau gimana.. itu mungkin gapapa. Tapi, kalo karena proker organisasi lain, kesibukan di kepanitiaan lain, ataupun karena cuma ya menganggap remeh peran kamu di proker tersebut itu yang jadinya "gimana-gimana" :"). Ini masalah yang banyak aku liat dari pengalaman organisasi maupun kepanitiaan yang aku ikutin. Dan, kalau aku pribadi, berusaha untuk ngabarin dan jujur aja kenapa aku sempet ilang gitu. Contohnyaa pernah tuh aku ilang karena lagi cukup tertekan dan breakdown banget tuh. Jadi, ya gitu.. jujur aja dengan keadaan kita.
(note: aku emang baru banget juga di dunia organisasi dan kepanitiaan, jadi maaf mungkin pengalamanku hanya secuil ini:") ibaratnya kalau dunia organisasi dan kepanitiaan itu seluas laut, pengalamanku hanya sebanyak tetesan air yang nempel waktu mencelupkan jari telunjuk di air tersebut..)
Dimana ada anggota yang memang cukup ikut banyak organisasi dan kepanitiaan, jadinya nggak maksimal dalam organisasi/kepanitiaan lain. Memang sih, mungkin, setiap orang punya skala prioritas juga kan. Tapi ya, aku bosen aja gitu dengan eval yang asik nak "kurang koordinasi" "kurang aktif" "kurang komunikasi" blablabla. Meskipun aku tau emangg dengan nulis disini dan dengan pendapatku tadii nggak bakal langsung nyelesain masalah kan. Mungkin hal itu juga bagian dari proses dan pembelajaran ya karena gimanapun mungkin nggak semuanya punya pengalaman yang cukup dalam organisasi, termasuk aku.
Tapi, yaa itu. Aku masih ada di titik dimana program kerja di organisasi itu terasa agak berat karena mungkin juga aku melebihi kesanggupanku gitu dan ya cukup nggak sesuai dengan diriku. Sebenernya gini sih, aku tuh insyaaAllah sanggup aja dengan segala macam tugas. Tapii yang jadi masalah itu, tugasnya banyak. Di organisasi X ada tugas, di organisasi Y ada tugas, di kepanitiaan X ada tugas, di kepanitiaan Y ada tugas.. Dan ditambah lagi tugas kuliah, yang banyak kerja kelompoknya:)
Dan juga aku sering mempertimbangkan kebermanfaatan suatu hal sebelum aku ngelakuin itu.. Nah, dengan segala kesibukanku sekarang, aku ngerasa aku jadi kurang bisa bermanfaat ke orang-orang terdekatku. Mungkin contohnya aku harusnya bisa belajar bareng temen deketku, sharing-sharing dsb tapi belum bisa aku laksanain. Terus, misalnya yaa saat ini, bantu2 beres rumah itu aku kurang banget:")) Dan segalaa macam hal lain. Aku sekarang berpikir, pengen bener-bener bermanfaat dan bisa bantu orang-orang terdekatku dulu. Walaupun dimulai dari skala kecil, nggak apa-apa deh. Bahkan aku sampe belum bikin kata-kata panjang untuk hari ulang tahun-ku tanggal 8 Oktober kemarin, padahaal aku udah rencana-in pengen bikin huhu T.T (bagiku ini cukup penting heheehe).
Yaah ini sih salah satu apa ya, hmm refleksi, pemikiran dan keluh kesahku terkait kegiatanku selama semester 2-3 ini. Jujur aku tuh emang suka banget dengan pengalaman dan relasi yang didapat, tapi dalam prosesnya itu sering jadi dilema untuk aku. Aku pengen maksimal dalam menjalankan amanah dan tanggung-jawab yang aku emban. Jadi, untuk ke depannya rencanaku adalah... kita lihat sj nanti:)
BUTTTT, ya aku tau. Nikmati prosesnyaa karena pelajarannya itu, ya dari prosesnya ini. Dan itu benar, aku jadi banyaaak belajar hal baru. Dan aku nggak menyesal kok atas pilihanku dengan segala kesibukan, organisasi maupun kepanitiaan yang aku ikutin. Aku justru malah ngerasa bersalah karena belum bisa bener-bener maksimal dalam semuanya. Oleh karena itu, ini jadi beban sendiri bagi aku:") Jadi yaa aku lagi mencari solusi jugaa sih dengan dilema yang aku rasain ini. Begitu dehh kira-kira.
Yaudah ini sebenarnya aku harus ngerjain 2 tugas deadline-nya hari ini tapi karena aku bener-bener pengen tuangin pemikiranku ini saat ini jadii aku belum nyentuh tugasnya sama sekali....
Jadi, sekarang aku mau ngerjain tugas dulu~
Terima kasih banyak yang udah baca (kalo ada........... HIKS)
Aku open banget dengan masukan maupun kritik terkait pendapatku di atas.
Kalau ada jarum yang patah, jangan disimpan di dalam peti
Kalau ada kata yang salah, jangan disimpan di dalam hati
Sekian, terima kasih!!!
Hmm bikin merenung. Semangat terus tall��
BalasHapus