Butterfly Effect

 Hi, guys!

Apa kabar? Semoga selalu sehat dan content yaa aamiin.

Jadi yang ingin aku tulis di post kali ini adalah tentang pertanyaan-pertanyaan di kepalaku tentang hidup saat ini. I have always been a person who loves to think deeply sampe ke akar-akarnya gitu. Ketika mempelajari sesuatu juga aku akan lebih mudah paham kalau aku bisa tau sampe akar-akarnya gitu.. dan sekarang, di usiaku yang memasuki kategori dewasa awal ini, kepalaku rasanya semakin dipenuhi sama pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan. Kalian gitu ga sih? Aku tahu pasti ga cuma aku yang mungkin lagi merasakan fase sepertiku sekarang ini.. Bingung, bertanya-tanya, kadang rasanya yakin sama sesuatu, kadang ragu lagi.. Normal dan wajar, i know.. Apalagi sekarang dengan aku yang full di rumah 24 jam, rasanya banyaak banget waktu yang bikin aku mikir terus.. I wouldn't want to call it overthinking, aku ga mau melabeli apa yang aku lakukan ini hehheheh.

Rasanya tuh setiap saat mikir aja, tapi tuh seringnya tentang kehidupan.. terutama kalau di kondisiku sendiri yang saat ini sedang bingung tentang passion, minat dan karirku. Sering juga mikir tentang masa depan gitu, kaya mikirin pilihan-pilihan yang aku punya saat ini, kemungkinan dampaknya di masa depan dan sebagainya. Ya pokoknya mikiiiir terus. Rasanya otakku ini kaya pasar, tapi pasar yang isinya orang-orang yang membahas tentang kehidupan.

Hmm, aku merasa ini bagus juga sebenarnya. Karena artinya aku semakin aware sama kehidupanku gitu kan? Semakin hati-hati dan peduli sama kehidupanku dan pilihan-pilihan dalam hidupku. Aku semakin yakin kalau hidup ini emang juga terkait dengan pilihan-pilihan kita. Apa yang kita lakukan itu adalah pilihan kita dan tentu akan berpengaruh ke kehidupan kita. Apa yang gak kita lakukan itu juga pilihan kita, dan juga berpengaruh ke kehidupan kita. Se-simpel misalnya ada orang yang cerita/curhat ke kamu, terus kamu ga respon, ga jawab, dan intinya nggak menanggapi gitu.. itu juga pilihan kamu, walaupun kesannya kan kamu ga memilih apa-apa, ga melakukan apa-apa terhadap dia. Tapi ada dampaknya juga. Bisa aja orang tersebut kedepannya ga mau curhat/cerita lagi sama kamu, ga percaya lagi, merasa ga dihargai, dan sebagainya. Jadii emang segala sesuatu ada dampaknya gitu. Nah ini yang kalau ga salah disebut dengan butterfly effect..

The problem is, i'm not a really science-nerd jadi aku ga tau banyak soal itu wwkkw. cuma tau tipis-tipis ajaa. tapi menarik banget sih tentang hal ini. Dan menurutku berkaitan banget dengan Islam. Karena Allah SWT. benar-benar mengatur kita, manusia dalam hidup di dunia ini. Kenapa? Ya, karena simply segala sesuatu itu akan berdampak ke kamu juga, dan ke orang-orang di sekitarmu. Ada makanan yang ga boleh di makan, ada hal yang ga boleh dilakuin. Itu demi kebaikan kita juga..

Nah, jadi nyambung ke agama deh xixi, ga berniat awalnya.. tapi gatau kenapa tiba-tiba kepikir kesitu aja jadi yaudah aku tulis. Ini tulisan impromptu banget sebenarnya, gatau arahnya kemana wkwk. Intinya aku cuma mau menuangkan pikiranku aja biar rasanya ga full bangeeett hiks. 

Ini kalau aku lanjutin bakal kemana-mana dan panjang banget jadi sepertinya aku sudahin aja sampai disini duluu wkkw yang penting insyaaAllah aku udah merasa cukup lega menuangkan pikiranku disini.

Dan aku mau tutup dengan salah satu quotes yang ada di buku Tuesday with Morries yaitu..

"Life is a series of pulls back and forth. You want to do one thing, but you are bound to do something else. Something hurts you, yet you know it shouldn't. You take certain things for granted, even when you should never take anything for granted." (Professor Morrie)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tempat duduk di Kereta Logawa

Welcome to the Working world hey freshgrads!

Materialists