Plus Minus Skripsi Payung
Haloo, jadi sebagaimana aku adalah salah satu mahasiswi yang alhamdulillah skripsi-an jalur umbrella a.k.a payung, jadi aku mau kasih honest review, plus minus skripsi payung nih.. semoga bisa membantu bagi teman-teman yang mungkin ada kepikiran mau mencoba skripsi payung tapi belum ada gambaran atau masih bimbang. Okee, check it out!
Plus:
- Bisa belajar bareng, dan atur progres/timeline bareng. Nah ini berguna banget juga apalagi kalau tipe prodi/jurusan kalian itu tipenya ngasih info setengah-setengah dan ga menyeluruh :)) jadi potongan-potongan info yang didapat di anggota payung 1, anggota payung 2, dst itu bisa digabung dan bisa saling infoin gitu.
- Bisa curhat dan saling memberi dukungan sosial.
- Bisa bimbingan bareng dan rame-rame, kalo bimbingan sendiri sering sedikit canggung dan menegangkan (?). Tapi kalau bimbingan rame-rame itu pemahaman antara anak bimbingan 1 dan lain bisa jadi sama dan bisa diisi becanda-becanda gitu sehingga gak terlalu tegang. Walaupun yang dibahas "skripsi" :))
- Bisa sharing-sharing dan mengurus proses administrasi/birokrasi bareng. kan kita taulah se-berapa cukup ribet proses birokrasi kampus dan skripsi. ada berkas ini itu, ttd ini itu, yg mungkin kadang membingungkan. nah kadang kita tuh bingung gitu mau nanya ke siapa, nanya ke teman gitu kadang terasa segan wkwk dan ada perasaan bahwa ga semua teman itu bisa ditanyain soal beginian kan.. nah alangkah enaknya punya teman "repot bareng".
- Bisa ambil data bareng.
Minus:
- Kalau ada kesalahpahaman atau masalah pribadi antar anggota, itu mungkin akan cukup menghambat. Nah tapi ini kembali lagi ke bagaimana kamu dan teman satu payungmu menghadapinya. Kalau kalian tetap bisa profesional sih, gak masalah ya. Tapi yang sulit itu kalau sampai kalian saling males untuk ketemu ataupun komunikasi. Susah sih. Padahal kan kalau menurutku yaa sebenarnya skripsi payung ini meskipun kita tetep single player dalam skripsi kita, tapi kita bisa tetap saling menguatkan dan saling membantu ketika bingung gitu. Beda dengan ketika kita skripsi sendirian.. mungkin emang masih bisa nanya ke teman dekat/sahabat gitu kan. Tapi tetap aja bisa aja ada perasaan sungkan atau gimana gitu, apalagi setelah aku jalani, skripsi ini suatu hal yang cukup sensitif ya untuk mahasiswa akhir :)) jadi, perlu banget untuk hati-hati bertanya ke orang lain, karena kita ga tahu masalah yang ia hadapi terkait skripsi. Bisa aja pertanyaan simple kita, nge-trigger dia dan membuat kondisinya semakin memburuk. Jadi, kalo aku pribadi dan temen-temen deket ku di semester akhir ini sih, biasanya gak saling nanya tentang skripsi. Kecuali kalau misalkan ada yang mau cerita tentang skripsinya, nah itu berarti greenflag untuk membahas skripsi bersama doi.
- Skripsi bersama = susah bersama. bisa aja ada problem atau masalah partner yg jadi masalah kita juga. nah ini bahaya kalau misalnya partnernya itu terlalu banyak masalah wkwk, akan berpengaruh ke kita juga.
- Sulit untuk melakukan penelitian yang benar-benar kita sukai dan kita atur keseluruhannya. Sebagai peneliti yang hendak melakukan penelitian, tentu kita punya preferensi atau pertimbangan sendiri kan dalam misalnya memilih tema, memilih responden, metode analisis, dll.. tapi ketika skripsi payung, kita harus bisa mencari titik tengahnya gitu loh antara kemauan kita dan kemauan teman-teman payung kita. Tak jarang kita harus ngalah. Jadi untuk kamu yang tipe punya kemauan kuat, ya sabar-sabar wkkww. Disini belajar sabar dan mengalah :))
Pesan/rekomendasi:
- Kalau bisa pas mendaftar skripsi payung, daftar dengan teman dekatmu yang kamu nyaman susah-senang bersama dia. Walaupun masa depan kita tetap nggak tahu ya, bisa aja juga si teman kamu ini jadi problematic setelah diajak skripsi-an bareng wkwkw tapi naudzubillah jangan sampai. Ya, kembali lagi sih intinya ada di diri kamu sendiri. Jadi lah orang yang bisa beradaptasi.
- Misalnya ada perasaan agak menyesal karena memilih payung di tengah2 proses skripsi-an, tetap semangat dan berpegangteguh yaa. We should be our own cheerleader. It's okay to take a break. But dont quit.
- Komunikasikan permasalahan atau pemikiranmu dengan partner payungmu. misalkan ada hal yang mengganjal atau gimana.
- Tetap saling membantu, jangan malah berlomba atau bersaing. Kalian itu ibarat tim. Belajar bareng.
Komentar
Posting Komentar